Sapta Pesona

 


Salah satu aspek penting dan mendasar bagi keberhasilan pengembangan pariwisata adalah dapat diciptakannya iklim kondusif bagi berkembangnya kepariwisataan di suatu tempat. Iklim kondusif tersebut khususnya terkait dengan dukungan dari pihak-pihak terkait untuk dapat secara serius dan bersama-sama bekerja sama mengembangkan sektor pariwisata. Dukungan tersebut mencakup dukungan keseriusan dan komitmen pemerintah (baik di tingkat pusat maupun daerah) untuk menggarap sektor kepariwisataan di daerahnya, dukungan dari sektor swasta atau pelaku industri pariwisata dalam mengembangkan dan memasarkan produknya maupun dukungan dan penerimaan masyarakat terhadap pengembangan pariwisata di daerahnya masing-masing.

 

Terkait dengan penciptaan iklim kondusif tersebut dalam pengembangan kepariwisataan nasional telah dikenal sebuah konsep yang disebut dengan Sadar Wisata. Sadar Wisata dapat didefinisikan sebagai sebuah konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan segenap pihak dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif pengembangan kepariwisataan di suatu wilayah atau tempat. Dalam konteks tersebut salah satu jabaran konsepnya adalah penciptaan unsur atau kondisi yang mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata, yaitu unsur aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan unsur kenangan yang dikenal dengan SAPTA PESONA. Unsur-unsur tersebut telah melekat sangat kuat dalam mendukung pengembangan kepariwisataan selama dua dekade yang talu, dan telah menjadi pilar penting dalam upaya pengembangan dan pertumbuhan destinasi-destinasi pariwisata Indonesia.

 

Sadar Wisata merupakan salah satu faktor penting yang perlu diwujudkan untuk membenahi secara internal kondisi produk kepariwisataan yang kita miliki, dalam rangka membangun citra dan daya saing kepariwisataan Indonesia yang lebih kuat untuk dapat berkompetisi di lingkup regional maupun internasional, serta pencapaian visi dan misi pembangunan pariwisata yang dicita-citakan. Sadar Wisata dapat didefinisikan sebagai sebuah konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan segenap komponen masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di suatu wilayah.

 

Dalam konteks pengertian tersebut, maka Gerakan SADAR WISATA dapat dijabarkan :

 

  1. Gerakan untuk menumbuhkan kesadaran dan peran seluruh komponen masyarakat dalam perannya sebagai tuan rumah (host) untuk menerapkan dan mewujudkan Sapta Pesona yang di dalamnya meliputi unsur-unsur : aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.
  2. Gerakan untuk menumbuhkan motivasi, kemampuan dan kesempatan bagi masyarakat dalam perannya sebagai wisatawan (guest) untuk mengenali dan mencintai tanah air.

 

Sapta Pesona merupakan jabaran konsep sadar wisata khususnya yang terkait dengan dukungan dan peran masyarakat sebagai tuan rumah dalam upaya untuk menciptakan lingkungan dan suasana kondusif yang mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata, melalui perwujudan unsur aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan unsur kenangan.

 

Unsur-unsur Sapta Pesona tersebut telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam program-program pembangunan kepariwisataan yang dilaksanakan selama dua dekade yang lalu, seiring dengan upaya pemantapan posisi sektor Pariwisata sebagai sektor andalan dalam perolehan devisa negara, maupun sebagai instrumen pembangunan yang strategis di daerah, baik dalam konteks pengembangan wilayah dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

 



Gambar 16. Logo Sapta Pesona

(Sumber : https://www.aneiqbal.com/info/desa/sapta-pesona/)

 

Jabaran masing-masing unsur SAPTA PESONA adalah sebagai berikut :

 

1.     Aman

Suatu kondisi lingkungan di destinasi pariwisata atau daerah tujuan wisata yang memberikan rasa tenang, bebas dari rasa takut dan kecemasan bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.

 

Bentuk aksi yang perlu diwujudkan, antara lain :

a.      Sikap tidak mengganggu kenyamanan wisatawan dalam kunjungannya

b.      Menolong dan melindungi wisatawan

c.      Rasa bersahabat terhadap wisatawan

d.      Memelihara keamanan lingkungan

e.      Membantu memberi informasi kepada wisatawan

f.        Menjaga lingkungan yang bebas dari bahaya penyakit menular

g.      Meminimalkan resiko kecelakaan dalam penggunaan fasilitas publik

 

 

 

2.     Tertib

Suatu kondisi lingkungan dan pelayanan di destinasi pariwisata atau daerah tujuan wisata yang mencerminkan sikap disiplin yang tinggi dan profesional, serta kualitas fisik dan layanan yang teratur maupun efisien sehingga memberikan rasa nyaman bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.

 

Bentuk aksi yang perlu diwujudkan, antara lain :

a.      Mewujudkan budaya antri

b.      Memelihara lingkungan dengan mentaati peraturan yang berlaku

c.      Disiplin waktu/tepat waktu

d.      Serba teratur, rapi dan lancar

e.      Semua sisi kehidupan berbangsa dan bermasyarakat yang menunjukkan keteraturan yang tinggi

 

3.     Bersih

Suatu kondisi lingkungan serta kualitas produk dan pelayanan di destinasi pariwisata atau daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang bersih dan sehat higienis sehingga memberikan rasa nyaman dan senang bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.

 

Bentuk aksi yang perlu diwujudkan, antara lain :

a.      Tidak membuang sampah/ limbah sembarangan

b.      Turut menjaga kebersihan lingkungan objek dan daya tarik wisata serta sarana prasarana pendukungnya

c.      Menjaga lingkungan yang bebas dari polusi udara (akibat asap kendaraan atau rokok, bau lainnya).

d.      Menyiapkan sajian makanan dan minuman yang higienis

e.      Menyiapkan perlengkapan penyajian makanan dan minuman yang bersih

f.        Pakaian dan penampilan petugas bersih dan rapi

 

 

4.     Sejuk

Suatu kondisi lingkungan di destinasi pariwisata atau daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang sejuk dan teduh yang akan memberikan perasaan nyaman dan "betah" bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.

 

Bentuk aksi yang perlu diwujudkan antara lain :

a.      Melaksanakan penghijauan dengan menanam pohon

b.      Memelihara penghijauan di lingkungan objek dan daya tarik wisata serta jalur wisata

c.      Menjaga kondisi sejuk dalam area publik/ fasilitas umum. hotel. penginapan, restoran dan sarana prasarana dan komponen/ fasilitas kepariwisataan lainnya.

 

5.     Indah

Suatu kondisi lingkungan di destinasi pariwisata atau daerah tujuan wisata yang mencerminkan keadaan yang indah dan menarik yang akan memberikan rasa kagum dan kesan yang mendalam bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut, sehingga mendorong promosi ke pasar wisatawan yang lebih luas dan potensi kunjungan ulang.

 

Bentuk aksi yang perlu diwujudkan, antara lain :

a.      Menjaga keindahan objek dan daya tarik wisata dalam tatanan yang alami dan harmoni

b.      Menata lingkungan dan tempat tinggal secara teratur, tertib dan serasi serta menjaga karakter kelokalan

c.      Menjaga keindahan vegetasi, tanaman hias dan peneduh sebagai elemen estetika lingkungan yang bersifat alami.

 

 

 

6.     Ramah

Suatu kondisi lingkungan dan sikap masyarakat di destinasi pariwisata atau daerah tujuan wisata yang mencerminkan suasana yang akrab, terbuka dan penerimaan yang tinggi yang akan memberikan perasaan nyaman, diterima dan "betah" (seperti di rumah sendiri) bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut.

 

Bentuk Aksi yang perlu diwujudkan, antara lain :

a.      Bersikap sebagai tuan rumah yang baik dan rela membantu wisatawan

b.      Memberi informasi tentang adat istiadat secara sopan

c.      Menunjukkan sikap menghargai dan toleransi terhadap wisatawan

d.      Menampilkan senyum dan keramah-tamahan yang tulus.

 

7.     Kenangan

Suatu bentuk pengalaman yang berkesan yang diperoleh wisatawan di destinasi pariwisata atau daerah tujuan wisata yang akan memberikan rasa senang dan kenangan indah yang membekas bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke daerah tersebut, sehingga mendorong promosi ke pasar wisatawan yang lebih luas dan potensi kunjungan ulang.

 

Bentuk Aksi yang perlu diwujudkan, antara lain :

a.      Menggali dan mengangkat keunikan budaya lokal

b.      Menyajikan makanan dan minuman khas lokal yang bersih, sehat dan menarik

c.      Menyediakan cinderamata yang menarik, unik/ khas serta mudah dibawa.

Share:

Related Posts:

           

Artikel Terbaru

Arsip Artikel

Kesenian Jamjaneng

  Jamjaneng atau janeng yang merupakan kesenian asli Kebumen warisan dari jaman penyebaran Islam di Jawa oleh Sunan Kalijogo. Alat musiknya ...